4 Cara Mencapai Target Menulis 1.000 Kata dalam Sehari

Mulanya saya kesulitan mendapatkan cara mencapai target menulis yang saya canangkan. Lalu saya menemukan metode yang terbukti mampu mendorong saya konsisten menulis.

Berdasarkan beberapa masukan dalam upaya meningkatkan produktivitas menulis, saya meyakini satu hal. Saat ini saya akan lebih berkonsentrasi menambah kuantitas tulisan yang saya hasilkan.

Pada tulisan sebelumnya, saya telah menceritakan cara saya menetapkan dan menggapai target jumlah kata yang harus saya hasilkan setiap hari.

Penetapan target ini mengikuti nasihat banyak penulis yang saya peroleh dari pelbagai media. Salah satu di antara petuah itu terdapat dalam artikel berjudul 5 Ways to Build an Unstoppable Writing Habit yang ditayangkan dalam situs writetodone.com.

Cara Mencapai Target Menulis

Untuk mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan yang kita inginkan, kita perlu menyusun dan menjalankan rencana kerja (action plan) untuk mencapai target dimaksud.

Berikut ini akan saya paparkan empat cara yang saya gunakan untuk mencapai target menulis sebanyak 1.000 kata sehari yang telah saya tetapkan.

1. Langkah pertama yang saya lakukan adalah mencari ide dengan berbagai cara. Cara yang biasanya saya jalankan antara lain membaca buku atau artikel di internet, menonton video atau televisi, dan memperhatikan kejadian-kejadian yang berlangsung di sekitar saya.

Pendek kata, sumber-sumber gagasan bisa kita temukan di pelbagai tempat dengan bermacam-macam cara.

2. Menuliskan sejumlah ide yang saya peroleh dari kegiatan-kegiatan yang saya ungkapkan pada langkah pertama di atas. Dalam hal ini saya telah menetapkan target menulis sebanyak 10 ide setiap hari.

Berbagai gagasan yang saya dapatkan dari beberapa sumber seperti buku, artikel, video, dan lain-lain saya catat dalam sebuah tabel di program excel. Saya sengaja mengabadikan ide-ide tersebut agar setiap saat bisa saya buka-buka lagi.

Tak jarang, pada saat menemukan sebuah ide, saya belum siap mengembangkannya menjadi sebentuk tulisan. Bisa jadi referensinya kurang, atau waktu yang saya miliki sedang tak bersahabat.

Nah, ketika saya menemukan foktor-faktor pendukungnya, sebaris gagasan yang tersimpan dalam catatan itu bisa menjelma menjadi sebuah tulisan yang siap ditayangkan.

cara mencapai target menulis

3. Berikutnya, saya akan memilih dua atau tiga ide di antara daftar ide yang telah saya catat dalam tabel. Jumlah gagasan yang saya pilih bisa berubah-ubah setiap hari tergantung pada terpenuhinya target jumlah kata yang akan saya tuliskan dalam langkah selanjutnya.

Pertimbangan utama yang saya pakai dalam memilih ide adalah kesiapan diri saya sendiri untuk mengembangkan gagasan itu. Ketika saya merasakan sebuah ide lebih mudah dikembangkan, maka saya akan menjatuhkan pilihan pada ide tersebut.

Haal-hal lain tidak masuk dalam pertimbangan, karena saya akan menulis menggunakan metode menulis bebas. Untuk sementara waktu, saya tidak akan melibatkan sisi editor dalam diri saya.

4. Seperti yang sudah saya singgung pada langkah sebelumnya, dalam tahap ini saya akan mulai menulis konsep artikel dalam upaya mencapai target penulisan kata. Banyaknya artikel yang saya tulis tidak tetap, menyesuaikan dengan kebutuhan saya guna memenuhi target jumlah kata yang telah saya tetapkan.

Saya menggunakan metode menulis cepat dan terus-menerus untuk menghasilkan konsep-konsep tulisan ini. Pola menulis ini akan menjaga fokus saya untuk terus menulis tanpa memikirkan kualitas tulisan dan unsur-unsur yang ada di dalamnya.

Setiap usai atau jeda menulis konsep, saya akan menghitung jumlah kata yang saya hasilkan. Hasil penulisan konsep tersebut akan saya catat dalam secarik kertas dan saya tempelkan di dinding tepat di atas meja kerja.

Jadi, setiap saat saya bisa memantau berapa banyak kata yang telah saya hasilkan dan berapa lagi yang harus saya upayakan.

Jika sebuah artikel belum mampu memenuhi target jumlah kata, saya akan melanjutkannya dengan menulis artikel baru. Artikel-artikel ini bersumber dari ide-ide yang telah saya catat sebelumnya.

Motivasi Meningkat

Keempat langkah yang telah saya beberkan di atas terbukti cukup andal sebagai sarana  yang membantu saya menuntaskan target harian.

Sejauh ini, saya selalu berhasil memenuhi target-target menulis yang saya canangkan. Target-target itu meliputi target menetapkan 10 ide tulisan dalam sehari dan target menulis 1.000 kata per hari.

Memang belum cukup panjang waktu yang telah saya lalui dengan menjalankan program-program ini. Baru sekitar dua hingga tiga bulan terakhir program ini berjalan.

Meskipun demikian, saya sudah merasakan dampak yang bagus dengan menjalankan langkah-langkah tersebut.

Manfaat yang paling saya rasakan adalah timbulnya keyakinan diri bahwa saya mampu menghasilkan tulisan yang saya targetkan. Tidak masalah bila tulisan-tulisan itu masih jauh dari kata bagus atau berkualitas.

Seperti yang telah saya sampaikan pada awal tulisan, mula-mula saya hanya fokus pada segi kuantitas. Saya tidak memikirkan mutu tulisan yang saya hasilkan.

Bahkan pada tahap awal menulis konsep, secara sengaja saya mengabaikan urusan kualitas. Pada periode ini, saya berupaya keras “mengandangkan” editor dalam diri saya untuk sementara waktu.

Saya baru akan melepas sang editor ketika tiba saat yang tepat. Sebab ia baru akan memulai tugasnya ketika saya merasa semua isi kepala telah tertuang dalam konsep tulisan.

Dengan tercapainya target-target yang saya tetapkan, motivasi saya untuk terus menulis pun meningkat pesat. Setelah kegiatan menulis menjelma sebagai sebuah kebiasaan, saya baru akan beranjak untuk memikirkan serta mendandani mutunya.

Itulah beberapa teknik yang saya gunakan untuk menaikkan produktivitas menulis saya dari waktu ke waktu. Sebuah strategi yang hampir selalu berhasil membantu saya mencapai target yang telah saya tetapkan.

Leave a Reply