Motivasi

Manfaat Bersyukur, Ide Menulis Bakal Mengalir

Amat banyak manfaat bersyukur yang dapat kita rasakan. Seorang penulis pun bisa menggunakan rasa syukur untuk mendorong munculnya ide-ide baru.

Rasa syukur memang merupakan salah satu resep manjur bagi banyak urusan.

Belum lama ini, saya menjumpai kegunaan rasa syukur yang berbeda dengan  yang saya rasakan selama ini. Sebuah artikel yang membahas cara mengatasi hambatan menulis menunjukkan sesuatu yang kelihatan baru.

Padahal, sebenarnya gagasan itu sangat dekat dan acap terasa dalam kehidupan kita. Hanya saja, saya hampir tak menyadarinya.

Secara logika dan berdasarkan pengalaman, saya membayangkan sebuah kesyukuran akan mendatangkan rasa nyaman dalam hati. Lalu rasa nyaman itu bakal mendorong pikiran menjadi tenang dan keyakinan diri berkembang.

Dari sini kita sudah bisa meraba-raba, apa dampak lanjutannya.

Ya, pikiran tenang yang disertai dengan keyakinan diri yang tinggi tentu saja merupakan kekuatan amat berharga bagi kita. Sebuah kekuatan yang bakal mendorong imajinasi kita untuk menghasilkan gagasan sekaligus mengembangkannya.

Itu sebagian saja dari banyak manfaat bersyukur bagi penulis. Berbagai khasiat lainnya bisa Anda temukan dan rasakan sendiri.

Mengingat demikian seringnya saya mengalami kebuntuan menulis, atau biasa dikenal orang sebagai writer’s block, saya akan mempraktikkan berbagai ilmu untuk mengurai kemacetan secara serius. Tak terkeculai ilmu tentang bersyukur.

Seperti biasa, “teori baru” ini akan saya sandingkan dengan program-program lain yang telah saya aplikasikan dalam proses penulisan. Misalnya saja cara menulis cepat dengan target menulis minimal seribu kata dalam sehari.

Menggali Manfaat Bersyukur Secara Sederhana

Setiap kali saya mampu menuntaskan target menulis sebanyak seribu kata, saya akan segera melakukan beberapa hal.

Pertama, saya bakal menorehkan jumlah kata yang saya hasilkan hingga mencapai target di atas secarik kertas menggunakan tinta berwarna hijau.

Kenapa harus tinta hijau?

Secara umum, warna hijau melambangkan pencapaian yang baik. Warna ini akan menutupi beberapa warna merah ketika saya mencatat angka-angka pencapaian di bawah target yang telah saya canangkan sebelumnya.

Kedua, secara otomatis hati saya mengucap syukur atas pencapaian itu.

Secara lahiriah saya juga merasa perlu mengungkapkannya dalam wujud ucapan ‘alhamdulillah’ yang saya terakan berdampingan dengan tulisan jumlah kata yang saya hasilkan sepanjang hari itu.

Secara sederhana dan tanpa saya sadari, ternyata saya telah menerapkan tips bersyukur atas pencapaian saya. Mudah-mudahan saja, rasa syukur ini akan membawa langkah maju saya semakin cepat dan lancar.

Penetapan Sasaran Secara Bertahap

Harapan saya, sasaran harian semakin gampang saya capai. Berikutnya, saya akan menaikkan target, sedikit demi sedikit.

Pada tahap awal, saya masih akan fokus meningkatkan kemampuan menghasilkan jumlah kata yang banyak. Ketika saya merasa telah cukup mumpuni memproduksi tulisan dalam hal kuantitas, saya baru akan bergerak ke arah perbaikan sisi kualitas.

Saya hanya mengikuti teori yang berlaku umum dan disampaikan banyak orang yang telah berhasil menjalani profesi  kepenulisan.

Mula-mula, fokuslah pada kuantitas, dan bila telah mampu menghasilkan jumlah tulisan yang cukup banyak secara lancar, barulah mulai memikirkan metode-metode menulis untuk menghasilkan karya yang berkualitas.

Bagaimana jika tidak berhasil? Lha, emang, apa ruginya?

Bakal selalu ada manfaat bersyukur yang kita rasakan kala kita gampang melakukannya.

liliek purwanto

Recent Posts

Modul yang Baik Bukan Sekadar Kumpulan Materi

Sebenarnya, banyak orang sudah punya bahan yang komplit untuk membuat modul. Mereka memiliki materi lengkap,…

1 week ago

Mengapa Orang Pintar Bisa Bangkrut dan Orang Biasa Bisa Kaya?

Orang pintar bangkrut dan orang biasa bisa kaya mestinya tidak menjadi hal yang terlalu mengherankan.…

1 month ago

Mengapa Kita Sulit Beradaptasi dengan Perubahan?

Perubahan adalah sesuatu yang pasti terjadi. Namun, mengapa begitu banyak orang merasa kesulitan menerimanya? Pernahkah…

2 months ago

Makin Banyak Belajar Menulis Makin Tidak Percaya Diri?

Semakin banyak belajar menulis, Anda menjadi tidak percaya diri. Sungguh aneh memang. Itulah salah satu…

3 months ago

Kenapa Tulisan Saya Tidak Bagus? Begini Cara Memahami Keraguan dalam Menulis

Merasa tulisan sendiri tidak bagus? Banyak penulis mengalami keraguan dalam menulis. Artikel ini membahas mengapa…

4 months ago

Membaca Buku Membuat Hati Tenang. Benarkah?

Apakah kamu pernah merasa pikiran penuh, kuping bising, dan kepala puyeng? Lalu, setelah membaca beberapa…

6 months ago

This website uses cookies.